Selasa, 18 Juli 2017

#MALAYSIA 01 : HARI PERTAMA JADI ORANG ASING

  

Malaysia merupakan tempat jalan-jalan kami sekeluarga di liburan kali ini, dan untuk yang pertama kalinya. Jadi bisa dibilang ini pertama kalinya aku jadi orang asing di negeri orang, di mulai dari kedatangan kami di KLIA Malaysia, lalu kebingungan kami kalau mau pemeriksaan itu dibagian mana, dan ternyata harus naik kereta api yang mengatarkan kami ke tempat pemeriksaan passport,  pemriksaan yang memakan waktu sejam ini membuat mata untuk gak berhenti ngeliatin orang-orang sekitar, apalagi disebelah antrianku itu banyak orang arab, pakistan, you know what I mean dong ya, orang-orang pakistan, arab cakep-cakep, sampe buat mata gak kedip, apalagi cowok-cowoknya huuuuu. Terus mereka ngeliatin aku juga, duh mimisan adek bang.

Setelah semua pemeriksaan selesai, aku ke kamar mandi terus aku agak heran gitu kenapa disini orang Indianya banyak kali sampai ada yag jadi pertugas pembersih toilet, kalau di medan kan orang Indianya ya ada juga tapi jarang gitu yang profesinya polisi, pembersih toilet, supir dll, kalau dimedan orang India itu biasanya penguasaha tekstil atau makanan, jadi ini termasuk pemandangan baru. 

Karena di malaysia itu ada 3 mayoritas penduduk yaitu Melayu, India, dan Tionghoa, jadi wajar kalau disana banyak orang india, jadi ingat jarjit upin ipin wkwkwk. Sekolahnya juga ada 3 jenis gitu jadi ya kalau orang Melayu rata-rata sekolah di sekolahnya Melayu. Mereka juga berbahasa sesuai etnis mereka tapi tetap bahasa utamanya melayu. Makanan pun gitu ada 3 jenis juga, tapi masakan India, biasanya untuk makanan yang halal namanya "masakan mamak" memang lebih enak menurutku, cocok aja sama lidahku, tapi ajaibnya pas kami mesan, mereka sempat ngomong bahasa India sama ayahku, memang wajah keluarga ayahku ada India-indianya sikit, kulithitam, hidung mancung gitu. Aku ya cuma terheran-heran aja, pasti ada aja orang India yang ngomong bahasa India sama ayahku, mungkin dikira ayahku masih segenre kali yak wkwkwk.

Selama perjalanan dari Malaysia aku itu menyadari ada 3 hal yang beda kali sama Indonesia, pertama disini nggak ada orang yang klakson-klakson, macat sekalipun orang-orang di mobil tenang-tenang aja, jadi bisa dibilang perjalan di sini lumayan tenang, kedua disini itu bersih, hampir semua wilayah terjaga kebersihannya, ya walaupun ada tempat tertentu yang sampahnya bertaburan juga, tapi setidaknya jauh lebih bersih dari pada di Indo, ketiga nggak banyak poster, papan reklame, apalagi yang di paku di pohon, karena disini sistem pemerintahannya beda sama kita, otomatis nggak ada tuh poster foto-foto calon yang buat sakit mata, papan reklame juga jarang, kalau pun ada ya memang designya bagus, memang dari merk tertentu dan tertata.  Intinya Malaysia jauh lebih tertata dan teratur.
Jadi itu dulu padangan aku sebagai orang asing di Malaysia, dan akan berlanjut ke 
#MALAYSIA 2 : EXPLORE KUALA LUMPUR
 

Selasa, 21 Juni 2016

BERSYUKURLAH

Rasa syukur itu menurut aku sangat penting, selain untuk membuat diri kita lebih bahagia, dan ucapan terimakasih juga kepada sang pencipta. Di tahun 2014 atau 2015an menurutku media sosial itu bener-bener marak, terutama instagram, ya siapa sih yang nggak punya instagram, daaann siapa sih yang nggak kenal seleb instagram( seleb gram) banyak diantaranya cewe-cewek cantik/ sexy memposting keindahan dirinya, well menurut aku sih gak salah memang, karena itu mmg hak mereka, aku sendiri lumayan rajin buka instagram, terus ya pasti liat-liat postingan cewek-cewek cantik ya sebut saja raline syah, chelsea islan dll, memang cantik kan? ya kadang juga kepoin cewek-cewek yang notabene nya bukan artis tapi ya cukup dikenal di IG karena kecantikannya, nggak tau kenapa semakin aku sering liat-liat yang kaya begitu itu cuma buat aku minder "cantik banget ya mereka, kulit putih, hidung mancung, muka tirus dll" aku yakin kalian juga gitukan girls ?

memang rasa-rasa seperti itu alami, tapi kalau berlebihan juga salah, hal-hal seperti inilah yang membuat para cewek biasanya ya mau berusaha cantik juga, ada yang mulai download app camera yang bisa buat wajah beningnya subhanaallah banget, bisa buat pipi tirus dll, ya mungkin biar bisa menjadi penumbuh rasa percaya diri yang lebih, tapiiii, itu seperti membohongi bukan ? seperti ingin cantik tapi dengan cara yang instan, ada yang mulai beli obat peninggi pelangsing yang bisa-bisa malah membahayakan diri sendiri,

come on girls, sepertinya ada yang salah dengan diri kita, sepertinya kita terlalu melihat keatas dan menjadikan artis-artis sebagai patokan kecantikan, sampai kita lupa melihat kebawah dan menyadari masi banyak yang tidak seberuntung kita, aku sendiri jujur dulu sempat pengen banget punya berat badan yang diatas 50 pas semester 2, waktu itu cuma 49 atau 48an , sekarang aku uda mau jalan ke semester 5, ngerasa berat badan itu ya bener-bener kaya triplek, tapi aku cuma diam aja, tapi maunya badan bagus kaya artis-artis yang aku jadiin patokan badan ideal, niatnya sih cari tips di google buat menanmbahkan berat badan dan setelah dapet bukannya direalisasikan tapi cuma sekedar numpang lewat aja, dan lagi-lagi mala liatin foto artis, terus ya kaya iri dll, begitu terus fasenya, tapi setelah semester 3 yang lalu aku mulai sadar, aku mau aku punya badan yang bagus tapi nggak berusaha, akhirnya aku beli susu yang aku rasa bisa membuat berat badan bertambah, dan mulai memperbanyak porsi makan ku, dan sekarang alhamdulillah berat badanku 53, ya aku bersyukur setidaknya aku tidak sekurus yang lalu, dan kalau aku lihat-lihat, di luar sana banyak cewek yang maaf (berbadan gemuk) ingin punya badan kurus, bahkan rela kalau sekurus aku,sampai ada yang pernah bilang " nia enak badannya kurus, bisa pake apa aja" padahal aku waktu itu bener-bener berusaha buat punya badan yang lbh gendut, tinggi badanku itu 169 cm, ya cukup tinggi kalau untuk indonesia, tapi tidak ideal untuk berat badan 53, tapi lagi-lagi aku bersyukur karena aku yakin masi banyak yang mau punya badan kaya aku (sok kepedean wkwkwk)

Dulu waktu smp muka aku juga lumayan parah karena jerawat, tapi baru setelah sma mau ngerawatnya, cuma pakai jeruk nipis sama pembersih wajah aja kok, dan sekarang wajah aku uda nggak begitu berjerawat, ya jadi intinya lebih baik memperbaiki diri aja dari pada terus melihat keatas, lihat apa yang kurang terawat dan rawatlah, karena masi banya orang yang mengingikan hal-hal yang kita miliki, tapi kita gak sadar sama kelebihan kita, karena terlalu sering melihat keatas, dan kalau ada beberapa teman,keluarga atau pacar yang ngasi masukkan, sepertinya kita harus buang ego buat marah-marah, ya pasti mereka  itu sayang sama kita, dan mungkin apa yang mereka bilang itu bisa membuat kamu merasa percaya diri, tanpa harus melihat terlalu keatas, dan yang terakhir tetap jangan lupa untuk bersyukur maka kita akan senang dengan apa yang telah diberikan tuhan kepada kita :)

Selasa, 14 April 2015

Sepalsu apakah bahagia hari ini?

aku sedang mengalami masalah dengan diriku sendiri.
rasa kesal karena tidak bisa mengendalikan hal tertentu diluar nalar membuatku semakin menyiksa diri sendiri
mencoba untuk bahagia walaupun itu hanya kepalsuan
langit memang biru, sebiru kebahagian yang palsu ini
bibir memang tersenyum, tapi hati ini masih tersiksa

Kamis, 05 Februari 2015

Rasanya jadi anak kuliah itu...

Sekarang aku uda jadi anak kuliahan semester II Visual Art, Kalau ditanya rasanya jadi anak kuliahan itu gimana , menurut aku kuliah itu asik + greget , kenapa ? karena kita akan mempelajari dan memperdalam jurusan yang telah kita pilih, ya jelas lah asik, gregetnya itu ketika kita mempelajari suatu mata kuliah yang baru kita ketahui dan dosennya itu killer, jadi greget kan ? hahaha.

Kuliah yang sesuai minat dan bakat itu juga lebih nikmat dari pada kuliah yang karena :

1. Keterpaksaan

banyak mahasiswa  yang mengalami kejadian kaya gini yang akhirnya kuliah karena terpaksa yang bisa jadi karna ia lulus di jalur undangan atau tertulis di pilihan terakhir, karena pilihan terakhir itu biasanya pilihan yang dari pada gak ada atau takut gak lulus kemana-mana, dan akhirnya ketika lulus mala setengah hati ngejalaninya

2. Titipan ortu atau titipan pacar

katanya kalau membantah atau tidak menurutin maunya ortu itu bukan anak yang berbakti, tapi masa cita-cita kamu masi mau diatur ortu ? sesayang sayangnya kamu sama pacar kamu apa mesti kamu membuktikan rasa sayang mu dengan mengikuti titipan pacar kamu ?

3.Status kedudukan

yang biasanya kaya gini nih anak-anak orang kaya atau sok kaya, yang maunya kampus X terus jurusannya terserah apa aja yang penting kampus X karena kampus itu terkenal jadi kalau kuliah disitu bakal dibilang keren, padahal kuliahnya belum tentu bisa disanggupin, apa masi bisa dibilang keren kalau IP nya pas-pasan atau bahkan dibawah keren ?karena lebih mementingkan status kedudukan ?

4.Ikut-ikutan

ikut-ikutan teman karena uda bingung mau pilih jurusan apa, atau terikut arus teman yang akhirnya jadi suka sama jurusan yang teman pilih, atau ikut-ikutan pacar atau orang yang kita suka buat bisa lebih dekat itu adalah kesalahan besar

kalau uda kaya gitu kuliah yang kita jalani juga gak akan seasik kuliah yang sesuai minat dan bakat kita, aku selalu ingat yang dibilang temanku Montazeri

“ Kuliah itu seperti hendak menikah,yang pertama kali dipilih itu adalah pasangannya lalu tempatnya , sama halnya ketika hendak kuliah, ya kita harus memilih jurusan yang tepat untuk diri kita,lalu kampusnya, bukan karena suka sama kampus X jadi jadi malah mikir harus kampus X aja tanpa memikirkan jurusannya, karena jurusan yang kita piliha bakal nentuin kita beberapa tahun kedepan“

Rabu, 04 Februari 2015

Sahabat Kecil

sudah lamaa kalii gak jumpa sama dini, sahabat dari kecil sebelum sekolah sd, dulu itu aku dekaat kali sama dini kemana-mana sama dini main-main nya juga sama dini terus, sampai akhirnya pas kelulusan SMP aku harus pindah ke kisaran dan melanjutkan SMA di SMAN 2 kisaran, selama aku SMA, baru sekali aku nemuin dini, itu pun pas ngambil ijazah di SMP N3 P.Rakyat, kebayangkan aku skrg uda kuliah semester II, uda sekitar 3 tahunan gk jumpaan, kebayang gregetnya gimana, bersyukur sekali masi bisa berjumpa dini, krn dia main-main ke rumahku


semoga saja masi bisa berjumpa lagi di lain waktu, dan tetap menjadi sahabat selamanya :)


Jumat, 18 Juli 2014

Ujian pasti berlalu


Buat kalian yang kelas 3 SMA pasti ngerasain hal yang sama dengan ku, berharap ujian cepat kelar dan hasilnya mesti bagus #kok maksa :v , mulai dari ujian  praktik yang ujiannya masya allah buanyak banget, ngatur waktu yang singkat dan kudu pintar ngebagi waktu buat latihan drama, senam, pidato bahasa inggris dan lain-lain lah yang ngebuat badan asli capek, tapi syukur ujian praktik uda berlalu, terus dihadapin lagi sama ujian sekolah, tapi uda berlalu juga, dan ujian yang terakhir itu UN(Ujian Nyeremin) sumpah menjelang UN aku berubah, bukan jadi power rangers -_- Cuma berubah jadi lebih alim, hahaha
supaya di mudahkan ALLAH, beberapa bulan menjelang UN itu hamper tiap hari aku sama Christina dan Adha belajar kadang-kadang sama Aci juga, buat menyadari betapa lemahnya aku di pelajaran hitung-hitungan itu, tepat sehari sebelum UN, aku tau dimana posisi dudukku, dan yak tepat di meja pengawas 2, serem iya, tapi ya mau digimanain lagi kita sok cool aja, beberapa stasiun televise datang kesekolah, ngerekam kami pas ujian, tuh cameramen  mau buat yang ujian tambah greget kali yak, Alhamdulillah ujian 3 hari itu juga sudah berlalu, karena sudah selesai aku, dayat, isnai, pengen banget makan bareng, jadi selama mau makan itu kami ngobrolin jalur undangan, “day, ni, kita ntr kumpul lagi ya” kata nai, terus aku jawab “iya, tapi syaratnya kita harus lulus jalur undangan dulu ya bertiga” kami cerita banyak hal kaya gak bakal jumpa2 haha, tapi memang iya sih, bentar lagi aku sama dayat bakal intensive di Medan bareng Tami juga hampir 1 bulan lebih juga, ya rada sulit sih buat ketemu isnai.

Bentar lagi intensive, dengan jeda waktu yang singkat sebelum berangkat ke Medan, aku sempatin buat ngeringkas catatan sosiologi, WHAT kok nyalin catatan sos? Itu bukannya pelajaran IPS?
aku intensive ya memang ngambil IPS, kan uda bulat mau ngambil Seni Rupa, seni rupa it ujiannya IPS, mau gak mau ya belajar IPS dari awal lagi.

sms masuk
“Ni, kalau uda sampai depan kos ku kabarin ya” itu sms dayat, hari ini aku dan keluargaku mau jemput dayat, kami mau kemedan buat liat kondisi kos-kosan yang bakal kami tempatin selama intensive,
ternyata kos-kosannya lebih bagus dari yang aku fikirin , cukup nyaman lah untuk belajar bertiga, si Tami nyusulnya besok dia bareng ortunya.

ini hari pertama di mulai intensive aku sama tami bimbel di bimbel yang slogannya “we help you make your dreams come true” kalian pasti tahu lah :v , kalau dayat sih di bimbel medica, kami bertiga sempat takut baik-baik gak ya anak medan, karena kami kan gak ada yang 1 kelas belajarnya, wajarlah anak perantauan , Alhamdulillah aku dapet 2  teman si Rahmi dari SMA N 1 Tarutung dan Nanda dari SMA Matauli, dan Nanda itu senasib sama ku, sama2 murtad dari IPA ke IPS, karena senasib kami jadi lumayan sering diskusi bareng, anak-anak dikelas ku juga asik-asik kok, tentornya juga asli gila, gokil, belajarnya jadi asik, dan kami 1 kelas itu anak luar kota semua, ada fredik yang selalu ngebanggain baligenya, ada dwita, irwan, merry , sri, siti, wulan, zefanya,luter, pokoknya banyalah dan mereka semua asik- asik, awalnya sih asik asik aja belajarnya, aku juga diskusinya paling 2 hari 1 pelajaran hasil TO ku juga lumayanlah, alhamdulillah selalu meningkat  dan selalu lulus ya jadi belajarnya nyantai ,tapi semua berubah ketika Negara api menyerang pengumuman SNMPTN(UNDANGAN) kalian tau apa yang terjadi  aku dapat kolom merah terus ada tulisannya maaf, lo kira lebaran apa pake maaf-maafan , aku sempat stress pas liat tulisan itu berulang-berulang dan berharap hasilnya bakal berubah tapi mustahil, lusa aku, dayat, zeri, ai, fahrizal, dimas, balik lagi kemedan setelah 3 hari dikisaran buat liat pengumuman sama keluarga, tapi tami gak ikut dia uda lulus men.Di kereta api dimas bilang”gimana ya kalau pengumuman snmptn kemarin itu cuma mimpi, terus besok kita bangun kita uda lulus, tp kayanya gak mungkin ya kita mimpi sedetail ini
L” kami ber-6 kebanyakan diam, gak segokil pas dikereta api pas pulang dari medan ke kisaran, yang lulus undangan sih enak gak bakal bimbel lagi , tapi kami? Kalian enak bisa buat status “aku lulus di usu , thanks god” segala macem, tapi kami? Cuma bisa liat status menjijikan kalian itu,setelah pengumuman undangan aku memang jarang buka facebook paling cuma buat liat referensi utk ujian keterampilan, apalagi pas sampai depan gerbang kos di medan rasanya gak nyangka aja gitu kami balik lagi kesini ngelanjutin yang tertunda. Besok ya tetep jadi besok aku ngelanjutin bimbel lagi sumpah aku rada takut, gimana ya kelas ku  nanti, banyak yang lulus gak ya, ternyata lumayan juga yang lulus, aku sempat di salam sama abang2 cs yang tau aku mau ngambil fsrd “semangatlah ya dek, masi ada sbmptn, kemarin itu abang uda liat punyamu, oh iya abang tau anak sini yang lulus fsrd” oke skip aku makin sedih -___-
waktu belajar untuk SBMPTN(UJIAN TERTULIS) tinggal 2 minggu lagi uda gak ada waktu buat nyantai2, hamper tiap hari aku nyisip kekelas pagi dan siang karena sebenarnya aku masuk sore, bela2in tiap hari jadi penyusup di kls orang kadang kalau uda bosan dikelas aku,irwan, nanda, biasanya  diskusi, sering banget mala, dan pas TO ke-6 aku lulus men di FSRD dan lumayan jauhlah dari passing grade ITB itu , tapi  tiba H-6 SBMPTN aku demam, mungkin karena kecapekan 1 harian dipaksa belajar, sumpah aku takut, takut kalau sampai sbmptn gak sembuh2 tapi ternyata aku bernasib baik, sehari sebelum sbmptn demam,flu, dan batuk ku membaik, mungkin karena kasih sayang dayat kali ya :v karena pas aku sakit itu dayat perhatian banget “kau mau makan apa ? biar ku belikan ?” “mau minum susu gak biar kubuatin?” “uda cebok belum biar aku cebokin” oke yang itu gak ada -_-

H-1 aku survey lokasi sama Irwan temen sekelasku , dan ternyata kami Cuma beda kelas, jadi aku gak terlalu takut karena ada teman ku, esoknya aku berangkat kepagian, ujiannya dimulai jam 9 tapi aku dating jam setengah delapan, jadi aku ngobrol terus sama si irwan dan Roida teman baruku, oh iya aku sama raida ini duduk di kursi paling depan loh dan dia disebelahku satu lagi kejutan aku duduk tepat di depan pengawas no 3 tapi untungnya ibuk-ibuk jd biasa aja, saat Ujian dimulai itu asli suasana kelas berubah, ku buka lembar pertama soal TKPA anjriit uda Matematika karena biasanya kalau di bimbel TPA dulu, berhubung takut migran aku tinggalin dulu soal matematian itu langsung ke B.Indonesia, setelah masi ada waktu baru aku balik ke MM lagi, selesai ujian TKPA aku sama Raida cuma nyengir tapi asli muka kami parah, kusut sekusut2nya, ada  waktu istirahat jadi aku gak kepikiran buat bawa bekal atau apalah jadinya aku ditawarin sama raida biskuit, terus tiba-tiba si Irwan datan dan manggil aku
“apa wan? “
“kau bawa makanan”
“nggak, aku Cuma dibagiin sama mereka”
“aku bawa bontot lah ni”
“terus kalau bawa?”
“tapi aku diajakin sama kawan ku yang bareng2 sama ku tadi buat kumpul lah, dia nya di unimed”
“ya uda sana lah pergi kalau mau kumpul, tapi waktu istirahatnya Cuma sebentarlah, kalau sempat ya uda”
“ya uda aku kesana ya”
si irwan langsung pergi, aku masuk lagi, lapar men hahaha
 waktu istirahat yang sebentar itu berlalu juga lanjut ujian Soshum , ntah kenapa aku ngerasa bingung pas awal2 baca soalnya gaktau mau dibilang mudah atau susah tapi bisa dikerjain sih, selesai ujian  aku dijemput ibuk ku jadi aku pamit sam raida dan pulang sama ibukku

Tanggal 19 aku ujian keterampilan, ikut tes wawancara dan sumpah tanganku disitu dingin kali, terus gambar still live, dan lanjut gambar suasana, selesai ujian aku dijemput ayahku, aku dan dayat pulang kekisaran.

oh iya Alhamdulillah aku lulus Politeknik Negeri Media Kreatif jurusan Desain Grafis , dan 1 kejutan lagi dari Allah aku lulus Pendidikan Seni Rupa UNIVERSITAS NEGERI MEDAN, sumpah deg-degan banget pas mau liat hasilnya , orang2 pada pengen cepat-cepat buka, aku mala selesai sholat magrib baru buka, pas liat ada tulisan “SELAMAT” aku uda teriak histeris gak mikirin lagi dimana, karena uda terlanjur seneng , pas dibaca lagi ternyata aku lulus di unimed, Alhamdulillah batinku.

Ingat kalau dulu itu ngebet banget ke FSRD ITB, walaupun mama ku kurang merestui, alhasil SNMPTN nya gagal men, karena uda gak mau durhaka lagi akhirnya nurut2 aja dah apa dikata mama ayah, hehe

oh iya pesan aja nih buat kalian2 yang sekarang uda kelas 3, banyak-banyak belajar deh, banyak2 beribadah, usahakan nurutin maunya ortu, insya allah dilancarkan, buat yang mau masuk seni jangan lupa latihan gambar kalau belum bisa gapapa, masi ada waktu, yang anak IPA terus mau ngambil seni, uda gapapa murtad aja deh lo ke IPS#Serius ini #pengalaman pribadi tapi pake niat belajar IPS nya, gak usah malu, kalau ntr gak lulus di jalur UNDANGAN gapapa, itu belum pertarungan sebenarnya, tapi kalau di jalur TERTULIS usahakan website sbmptn  itu ngucapin “SELAMAT” sama kamu karena lulus, uda deh itu aja, selamat berjuang ^^v